Archive | Profil

Visi dan Misi

Posted on 11 July 2009 by uswahsby

VISI

Membentuk generasi robbani yang intelek dan kreatif.

MISI

Menjadi lembaga dakwah berbasis pemdidikan

Menjadi sekolah Islam yang berwawasan global

Membimbing siswa berakhlaq Islami

Membimbing siswa berprestasi akademis tinggi

Membimbing siswa untuk siap mengikuti jenjang pendidikan berikutnya

Membimbing siswa untuk memiliki keterampilan hidup (life skill)

Comments Off

Metode Belajar

Posted on 11 July 2009 by uswahsby

MASTERY LEARNING ( Belajar tuntas )

Model belajar tuntas ini diharapkan bahwa proses belajar siswa tuntas di sekolah. Guru tidak akan membiarkan anak tidak pulang dengan ketidak pahaman. Dengan metode ini siswa tidak akan mendapat banyak PR yang memusingkan. Tugas-tugas kokurikuler hanya diberikan sekedarnya untuk mengulang pemahaman anak. PR diberikan

JOYFULL LEARNING

Belajar dengan gembira, senang, sehingga meski harus beraktifitas seharian / full day, anak-anak tetap merasakan kebahagiaan dunia bermainnya. Proses pembelajran dikonsep untuk dapat tampil menarik bagi siswa, sehingga meski siang hari harus belajar matematika.. anak tidak merasa kesulitan tetap merasa gembira. Model belajar inilah yang mejadikan anak-anak kita tidak merasakan sulitnya belajar, sebab yang terasa bermain-main tapi tahu-tahu sudah pintar.

LEARNING BY DOING

Metode ini untuk membawa anak pada konteks yang sebenarnya sehingga anak belajar lebih pada pengalaman, yang hal ini akan memberikan kesan yang lebih mendalam yang tertanam di otaknya dnegan baik. Belajar adab bertamu tidak Cuma dituliskan di papan dan dihafal, tetapi anak langsung diterjunkan di rumah-rumah pendudukan dan diminta bertamu dengan baik sesuat petunjuk dari guru. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak kita.


CREATIVE LEARNING

Model belajar ini tidak membatasi daya bayang dan pola pikir siswa, tapi bukan berarati tidak mengarahkan. Tidak ada karya yang salah, atau jelek. Bagaimanapun karya siswa akan mendapat penghargaan yang tinggi. Dari sini siswa tidak akan takut untuk menghasilkan karya. Dengan banyak berlatih, siswa akan banyak belajar, dan disanalah proses perbaikan menuju karya yang berkualitas akan berjalan sehingga siswa akan mampu mencapai keberhasilan yang dia inginkan. Tiap anak memiliki kompetensi sendiri-sendiri, dan ini harus mendapat pengakuan dari guru mereka.

Comments Off

Kurikulum

Posted on 11 July 2009 by uswahsby

Kurikulum Terpadu SDIT Al Uswah dikemas demikian cermat, dengan harapan siswa-siswa kita dapat menikmati proses belajar ini. Kami ingin para siswa belajar dengan kebahagiaan, sehingga tanpa terasa mereka telah tampil menjadi anak yang luar biasa.

Keterpaduan bukan sekedar menambahkan, tapi disini kami menyiapkan formula spesial agar siswa pandai dengan sendirinya. Ketika anak belajar matematika, tanpa terasa mereka juga belajar aqidah, akhlaq, fiqh. Ketika mereka belajar akhlak, tanpa terasa mereka juga belajar matematika,sains dan sebaginya. Inilah keterpaduan yang kita formulasikan. Sehingga pelajaran seperti apapun tidak ada yang tidak disukai anak-anak, karena tanpa terasa mereka telah ’melahap’ pelajaran dan merasakan manfaatnya. Mereka ’enjoy’ dengan proses belajar ini.

Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan

Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Karakteristik Satuan Pendidikan ( KTSP )

Kurikulum dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas satuan pendidikan ( sekolah )

Kurikulum disusun agar memungkinkan pengembangan keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spritual, dan kinestetik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya.

Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia.

Prinsip Pengembangan KTSP

Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.

Beragam dan terpadu

Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

Relevan dengan kebutuhan kehidupan

Menyeluruh dan berkesinambungan

Belajar sepanjang hayat

Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Comments Off

Sejarah Singkat

Posted on 11 July 2009 by uswahsby

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah didirikan pada tahun 2002 didasari oleh kebutuhan akan sekolah yang memiliki sistem pendidikan yang menyeluruh. Pengasahan daya intelektualitas dan pembangunan akhlak mulia yang dilakukan secara simultan, sehingga diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang memiliki intelektualitas yang brilian dan berakhlaq mulia. Generasi inilah yang nantinya diharapkan akan menjadi lokomotif penggerak roda perubahan bangsa ini kearah yang lebih baik dari sekarang.

SDIT Al Uswah Surabaya mulai beroperasi pada tahun ajaran 2002/2003 yang secara resmi pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2002 bertepat di Gedung sekolah SDIT Al Uswah yang untuk sementara masih bergabung dengan gedung kuliah Ma’had Ukhuwah Islamiyah.

Comments Off